Dampak Buruk Teknologi Bagi Anak-anak

Dampak Buruk Teknologi Bagi Anak-anak. Di era globalisasi seperti ini, tentunya banyak sekali pengaruh teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya saja, dalam hal berkomunikasi. Jika dulu orang-orang menggunakan surat untuk berkomunikasi, hari ini kita bisa berkomunikasi menggunakan ponsel pintar. Teknologi sudah tidak asing lagi di berbagai kalangan. Hari ini kita sudah banyak melihat, anak-anak yang sudah bisa menggunakan teknologi. Tapi, perlu kita ketahui, bahwa teknologi sendiri memiliki dampak buruk, terutama bagi anak-anak. Berikut dampak buruk teknologi.

dampak buruk teknologi

dampak buruk teknologi

Kehilangan kemampuan bersosialisasi

Layaknya zat psikotropika, teknologi juga bisa membuat anak-anak kecanduan. Mereka yang setiap harinya diberi fasilitas teknologi yang memadai, membuat anak lebih sering berdiam diri di rumah dengan komputer atau ponsel pintarnya, sehingga membuat mereka tidak mengenal lingkungan sekitar dan melupakan nilai serta norma yang berlaku di masyarakat. Hal ini merupakan dampak buruk teknologi yang paling dasar dan bisa berkembang menjadi dampak yang lainnya. Untuk mengetahui informasi terlengkap lainnya Anda bisa simak di kumpulan tips terbaik dan terlengkap di internet.

Pornografi

Kurangnya filtrasi dalam teknologi yang masuk ke Indonesia, mengakibatkan segala sesuatunya sangat mudah diakses. Anak-anak yang diberi kebebasan dalam menggunakan teknologi, membuatnya penasaran dengan segala hal yang baru. Sehingga, bisa jadi mereka menonton pornografi dan lambat laun bisa merusak perkembangan otaknya. Dampak buruk teknologi ini sangat berbahaya bagi anak-anak dan sudah seharusnya sebagai orangtua membatasi pemakaian teknologi bagi anaknya.

Menurunnya prestasi anak

Dampak buruk teknologi selanjutnya ini berhubungan dengan dampak yang pertama. Tidak hanya membuat anak susah bersosialisasi, tapi juga dapat menurunkan prestasi. Anak-anak yang mulai kecanduan teknologi, seperti bermain game mampu membuat anak enggan menyelesaikan tugas-tugasnya dan bisa menurunkan prestasi.Mereka lebih senang bermain game, karena dari sanalah mereka mendapat hiburan yang mengasyikkan, terlebih jika Anda kurang memperhatikan mereka.

Baca juga : http://tipslengkap.com/aplikasi-edit-video-terbaik/

Dari fakta di atas, sebenarnya sah-sah saja jika ingin memfasilitasi anak Anda dengan berbagai macam teknologi. Tapi, Anda juga harus melakukan pengawasan agar bisa meminimalisir dampak buruk teknologi bagi anak Anda. Sehingga, anak bisa tumbuh dan berkembang layaknya anak-anak yang lain.

shares